Promosi 3G di Indonesia
July 7th, 2007Waktu pulang ke Indo kemaren (bulan November 2006) gw sempet kaget lihat promosi 3G besar-besaran di Indo. Di TV, ada grup GIGI yang iklanin 3G, trus ada Krisdayanti make video chatting, mobile TV, dan macem-macem lah
Beda banget sama iklan 3G di Jerman. Layanan 3G di sini lebih difokuskan untuk bisnis. Jadi iklannya pasti mas-mas berdasi, bawa koper, di airport, trus chatting buat meeting atau buat download dokumen (dicolokin di laptop). Ya, gitu gitu aja iklannya. Boriiiiing abis
Orang Jerman memang ga hobi gontai-ganti HP. Pertama kali gw nyampe Jerman dua tahun lalu (2004), HP gw yang cuman Nokia 7650 udah paling keren di antara 20-an teman Jerman gw. Bayangkan aja, di tahun 2004, Nokia 7650
Kebanyakan masih make yang layarnya hitam-putih, bahkan ada yang Nokia 3210. Miskin? Ga juga soalnya punya iPod.
Mereka memang kurang antusias sama teknologi baru. Perlu waktu yang lebih lama untuk laku. Waktu Nokia communicator 9500 keluar kemaren (yang mana di Indonesia, orang rela ngantri buat beli), di sini sepi-sepi aja. Gw Tanya temen gw, terus dia bilang, “Daripada beli communicator, mending gw beli handphone biasa aja. Gw kan udah ada laptop”.
Promosi sepi
Tapi itu memang bedanya antara teknologi Barat dan Timur (Asia Timur).Kalo perkembangan teknologi di Barat lebih diperuntukkan bidang bisnis (corporate) atau militer, sedangkan teknologi di Timur lebih untuk pengguna biasa (end consumer) atau rakyat jelata. Dan sekarang kita tahu bahwa negara-negara Asia mulai menyalip Barat untuk bidang ini.
Jadi untuk 3G Indonesia lebih bagus daripada Jerman, minimal untuk promosi awal
Penyerapan teknologi baru jauh lebih cepat dan ini mendorong perkembangan teknologi. Jadi jangan minder soal teknologi, kita ga kalah sama Negara-negara Barat, minimal untuk sekedar pemakai dulu


Siapa Ya?